Jln. PAM Jaya No.2 Jatinegara Kaum Jakarta Timur spiritjamaahumat@gmail.com +62 899-0-729-800

Ternyata Imanku Masih Lemah

Ternyata imanku masih lemah.
Karena untuk memutuskan antara harus bersedih atau tertawa ditinggal Ramadhan saja aku tak bisa.

Ada kesedihan, karena ditinggal Ramadhan lengkap dengan kemuliaan yang sepertinya belum aku manfaatkan. Tapi biasanya, rasa itu hanya sampai 1-2 jam setelah sholat Ied saja. Begitu sampai rumah, ketemu keluarga, makan-makan, yang semalam berkata sedih pun sudah cekikikan..

Sisi nafsu di dalam diri begitu gembira karena bisa kembali “bebas” tanpa harus menahan ini dan itu..
Sisi nafsu kembali senang, karena akan ada begitu banyak kesempatan untuk kembali berdalih bermalasan dalam ibadah.

Terbayang cerita, bahwa katanya para sahabat dan salafus shalih bisa menangis tersedu, hingga air mata membasahi jubah mereka tatkala ditinggal Ramadhan. Kini bisa tergambar, betapa hebatnya iman takwa mereka.

Sementara aku, menentukan harus sedih atau gembira saja tak bisa.

Sambil termenung aku memaksa diri untuk menambah iman. Sambil membayangkan betapa banyaknya kesempatan baik yang aku lewatkan kemarin Ramadhan..
Rupanya masih ada sedikit sesal yang ku anggap ini adalah butiran iman dan takwa yang masih tersisa.

Semoga dengan ini, Allah menggolongkanku (dan kita semua) sebagai bagian dari hambaNya yang bertakwa. Aamiin

Selamat Jalan Ramadhan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H

Salam
Andre Raditya

#NasihatUntukDiri #HikmahRamadhan