Rahasia hidup jadi berkah, Ustadz Andre Raditya 

Rahasia hidup jadi berkah, Ustadz Andre Raditya 

Rahasia hidup jadi berkah, Ustadz Andre Raditya 


“Orang yang hidupnya ingin penuh keberkahan hendaknya mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala,” pesan Ustadz Andre Raditya dalam kajiannya.  

 

Setiap muslim pasti ingin memiliki kehidupan yang penuh keberkahan. Keberkahan hidup dimaknai sebagai sesuatu yang bernilai kebaikan. Oleh karena itu, untuk mendapatkan keberkahan, hendaknya kita senantiasa meminta rahmat dan petunjuk dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Keberkahan juga dapat dicapai seseorang dengan cara memperbanyak amal shaleh atau kebajikan.

 

Prinsip paling dasar orang beramal shaleh adalah dengan membaca Qur’an. Karena sejatinya Qur’an adalah wahyu dari Allah Ta’ala kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk disampaikan kepada kita yakni Umat-Nya. Sebagaimana yang tercantum dalam Surah Al Fathir ayat 29-30 yang artinya,

 

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah (Al Qur’an) dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Al Fathir: 29-30)

 

Pada ayat tersebut dapat terlihat bahwa membaca Al Qur’an disebutkan lebih dahulu daripada mendirikan shalat. Karena Al Qur’an yang akan menjadi pembimbing kita untuk menjalani kehidupan dunia yang fana ini. Sungguh rugi bagi seseorang yang meninggalkan Qur’an. Padahal dengan mendekat pada Qur’an, Allah akan mudahkan segala urusan kehidupan kita.  Sesibuk apapun pekerjaan kita, hendaknya luangkan waktu untuk membaca Qur’an sebelum memulai aktivitas di pagi hari.

 

“Jika kita rajin membaca Qur’an, maka hidup kita menjadi berkah. Membaca Qur’an dapat memudahkan segala pekerjaan kita. Ciri hidup kita barokah adalah ketika kita dapat menyelesaikan banyak hal dalam waktu seharian. Dan itu dimulai dari ketika kita mendekat pada Al Qur’an. Oleh karena itu jangan pernah tinggalkan Qur’an,” tambah Ustadz Andre Raditya.

 

Jika kita memikirkan bagaimana mencapai kata barokah, maka tidak akan terpikirkan lagi tentang angka. Berapapun yang kita terima dan miliki hendaknya selalu dipenuhi dengan rasa syukur. Karena seburuk-buruknya orang adalah orang yang berkeluh kesah. Orang yang berkeluh kesah berarti menandakan bahwa ia menganggap yang telah ditakdirkan padanya itu tidak sesuai (keliru). Sehingga sama saja dengan menganggap Allah Ta’ala bukan yang terbaik. Naudzubillah min dzalik.

 

Daripada mengeluh, lebih baik kita penuhi kehidupan kita dengan memperbanyak amal shaleh. Karena sejatinya mengeluh dapat menjadikan beban pada apapun yang kita hadapi. Sebaliknya, jika kita berbaik sangka maka InsyaAllah nantinya akan menjadi kebaikan. Mari menebar manfaat kepada orang lain sebagai bentuk rasa syukur. Sahabat baik bisa mengunjungi laman Operasi Qur’an Pelosok Negeri untuk membantu menyalurkan jutaan Qur’an kepada saudara kita yang membutuhkan sampai ke pelosok negeri. Dengan langkah baik ini, dapat menjadikan batu loncatan Sahabat baik agar selalu menyebarkan kebaikan dan mencintai Al Qur’an.