Jln. PAM Jaya No.2 Jatinegara Kaum Jakarta Timur spiritjamaahumat@gmail.com +62 899-0-729-800

Memberi Makan Dengan Ikhlas Dapat Menghapus Dosa Zina

Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dalam sahihnya tentang kisah seorang ahli ibadah dari Bani Israil yang telah menghambakan dirinya kepada Allah selama 60 tahun lebih.

Pada suatu hari, ahli ibadah itu keluar dari peribadatannya, secara tidak sengaja bertemu dengan seorang wanita yang cantik jelita. Wanita itu merayunya sehingga ia lupa diri, lalu berzina dengannya.

Setelah berzina, muncullah penyesalan mendalam pada diri sang ahli ibadah. Ia menangis hebat hingga akhirnya pingsan. Ketika sadar, ia masih juga menyesali perbuatannya. Di tengah tangis pilunya, datanglah seorang pengemis lapar meminta belas kasihan.

Kebetulan, di tangannya ada dua potong roti, lalu disedekahkan kepada pengemis itu. Nafsu makan ahli ibadah itu hilang sama sekali dikalahkan penyesalannya yang mendalam. Di tengah kepiluan itu, akhirnya ia pun meninggal.

Di akhirat, ternyata amal ibadahnya selama 60 tahun masih lebih ringan dibanding dengan satu perbuatan keji yang telanjur dilakukannya. Kemudian, setelah kebaikannya berupa sedekah dua potong roti itu diikutsertakan, menjadi beratlah amal kebaikannya. Maka, dia pun diampuni.

memberi makan pengemis
Sumber gambar: Solopos

Saudaraku, demikianlah adanya. Ibadah demi ibadah kita tidak cukup untuk meraih surga-Nya Allah. Shalat, zikir, tilawah, puasa, bahkan haji sekalipun belum tentu menjamin keselamatan kita di akhirat nanti. Apalagi, maksiat demi maksiat kita tak kunjung berhenti.

Jangan kira ibadah lahiriah kita sudah pasti memasukkan kita ke surga. Ibadah ritual kita yang sifatnya pribadi tidak lengkap tanpa diiringi dengan amal sosial kita. Seperti kisah di atas, tabungan beribadah 60 tahun saja masih kalah dibanding satu perbuatan khilaf.

Mengapa? Karena, perbuatan itu adalah zina. Zina adalah dosa besar. Untung saja, sebelum nyawa berpisah dengan raganya, sang ahli ibadah masih sempat memberi dua potong roti kepada seorang pengemis. Dengan itu, dia diampuni.

Memberi makan orang lain adalah amal sosial yang mulia. Mengenyangkan orang lain merupakan amal yang sangat dianjurkan Islam.

Siapa pun mukmin memberi makan mukmin yang kelaparan, pada hari Kiamat nanti Allah akan memberinya makanan dari buah-buahan surga. Siapa pun mukmin yang memberi minum mukmin yang kehausan, pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya minum dari minuman surga. Siapa pun mukmin yang memberi pakaian mukmin lainnya supaya tidak telanjang, pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya pakaian dari perhiasan surga.” (HR Tirmizi).

Dalam hadis lain diriwayatkan bahwa orang yang gemar memberi makan orang lain disediakan baginya pintu khusus di surga yang tidak ada yang boleh memasukinya selain dirinya dan semisal dengannya (HR Thabrani).

Gemar memberi makan orang lain kelak akan memperoleh naungan pada hari perhitungan. “Tiga pekara siapa pun yang ada padanya, kelak akan dinaungi oleh Allah di bawah arsy-Nya pada hari tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. Yaitu, berwudhu pada waktu cuaca dingin, mendatangi masjid meskipun gelap, dan memberi makan orang yang kelaparan.” (HR Abu Muslim al-Ashbahani).

Memberi makan orang yang kelaparan termasuk amalan yang dapat menghapus dosa-dosa, mengundang turunnya rahmat, dan menyebabkan diterimanya tobat. Mencukupkan diri dengan ritual-ritual yang bersifat individual belum cukup.

Orang yang beriman harus melengkapi dirinya dengan amal-amal sosial. Nabi SAW bersabda, “Tidak (sempurna) iman orang yang kenyang perutnya sedang tetangga sebelahnya kelaparan.” (HR al-Baihaqi).

Alangkah indahnya jika kita memahami ajaran Islam ini secara utuh. Bahwa Islam bukan ajaran individualis, melainkan ajaran yang mengedepankan distribusi kebaikan kepada orang banyak.

Orang yang beriman harus hadir membantu saudaranya yang kesulitan. Bukan semata atas dasar kemanusiaan, melainkan itulah tuntutan keimanan.

Sumber: https://goo.gl/MuTQeS

Doakan Kami Istiqomah Dalam Sedekah

Setiap jumat, seperti itulah yg dilakukan oleh kawan-kawan komunitas Nasi Jumat (SiJum). Berbagi makanan gratis untuk jamaah sholat jumat di sekitaran masing-masing. Dan sekarang sudah masuk periode 18.
.
Berbagi makanan, bisa membuat hati orang lain senang. Apalagi sedekah di hari mulia (Jumat), tempat yg mulia, pada orang yg tepat. Tentu akan meningkatkan efek sedekah itu sendiri.
.
Berawal dari iseng pingin cari satu amalan yg gampang dan konsisten. Saya dan keluarga memutuskan utk istiqomah bikin nasi bungkus yg kami bagi ke jamaah sholat Jumat.
.
Rupanya,.aktivitas ini membuat banyak Kawan-kawan FB pingin gabung. Pingin ikutan nyumbang. Dan dibuatlah komunitas SiJum.
.
Alhamdulillah sekarang sampai ada di 29 Wilayah. Dengan sebagian punya dapur tetap dan bahkan punya produk sendiri untuk dijual. Yang keuntungan dipakai lagi untuk sedekah Nasi Jumat.
.
Saat ini, sudah berkembang jadi 29 kelompok:
1. Wilayah gabungan Jateng & Jogja
2. DKI Raya
3. Jakarta Timur
4. Depok
5. Surabaya
6. Kalimantan Raya
7. Sulawesi Raya
8. Tangerang Raya
9. Grobogan
10. Semarang
11. Bali
12. Tulungagung
13. Bogor
14. Bandung
15. Sumatera Raya
16. Medan
17. Padang
18. Bekasi
19. Pontianak
20. Kediri
21. Aceh
22. Wonosobo & Temanggung
23. Sidoarjo
24. Kendal
25. Riau
26. Palembang
27. Jambi
28. Halmahera
29. Selayar
Di dalamnya masih ada pembagian wilayah2 kecil..

Kawan-kawan yg ingin bergabung dengan Perkumpulan SiJum. Bisa bergabung via link berikut.
https://telegram.me/joinchat/CCnJjECVZip7FqrrU9ur7w
.
Utk gabung ke masing grup. Silahkan. Mention saya dan sebut nama kotanya. Nanti akan saya berikan link-nya.
.
Dan bagi yg belum bisa mengerjakan. Maka anggota nitip sedekahnya dalam bentuk uang ke saya. Lalu saya dan keluarga yg memasakkan dan membagikan.
.
*********************************
Dana terpakai 2.680.000
Dana sisa 5.300.000,-
***********************************
.
Dana sisa akan terus di alokasikan untuk jumat berikutnya dan disalurkan juga utk wilayah lain yg kekurangan dana utk kegiatan bagi2 nasi jumat ini.
.
Bagi kawan-kawan yg ingin ikutan, tapi nggak mau gabung grup. Ingin nyumbang dana aja. Mau ikut berkahnya.
.
Boleh silahkan transfer ke rekening berikut:
BCA 0306117135
Mandiri 1280005502353
BNI 0329318782
An Andri Raditya
.
Lalu konfirmasi ke saya via inbox atau sms ke WA ke 081578502993
Enggak konfirm juga gak papa.. Hanya utk kemudahan pelaporan saja.
.
Dan berikut saya lampirkan reportase SiJum di beberapa daerah pada hari jumat minggu lalu 6 Januari 2017.
.
Terima kasih atas kepercayaannya. Semoga Allah balas dengan rezeki yg banyak, berkah, melimpah dan makin manfaat.. Aamiin allohuma Aamiin..

Andre Raditya

Andre Raditya Sign

Saya Penjual Nasi Bungkus

Seperti yg kemarin saya janjikan saya akan bocorkan apa kerjaan saya.
Ada yg mengenal saya sebagai penulis, konsultan dan lain-lain..
Tapi sebenarnya, itu bukanlah bisnis saya yg nomer satu..

Kalau selama ini ada yg pingin tahu bisnis saya apa? Kalau pun dagang, dagang apa? Terus kemana saya jualnya?

Maka itulah jawaban saya.. Saya ini penjual nasi bungkus..

“Ahh becanda nih.. Mas Andre.”
Eh,, serius ini mah..

Lihat tuh gambar yg saya upload. Saya beneran jualan nasi bungkus..
Read More