Jln. PAM Jaya No.2 Jatinegara Kaum Jakarta Timur spiritjamaahumat@gmail.com +62 899-0-729-800

Memberi Makan Dengan Ikhlas Dapat Menghapus Dosa Zina

Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dalam sahihnya tentang kisah seorang ahli ibadah dari Bani Israil yang telah menghambakan dirinya kepada Allah selama 60 tahun lebih.

Pada suatu hari, ahli ibadah itu keluar dari peribadatannya, secara tidak sengaja bertemu dengan seorang wanita yang cantik jelita. Wanita itu merayunya sehingga ia lupa diri, lalu berzina dengannya.

Setelah berzina, muncullah penyesalan mendalam pada diri sang ahli ibadah. Ia menangis hebat hingga akhirnya pingsan. Ketika sadar, ia masih juga menyesali perbuatannya. Di tengah tangis pilunya, datanglah seorang pengemis lapar meminta belas kasihan.

Kebetulan, di tangannya ada dua potong roti, lalu disedekahkan kepada pengemis itu. Nafsu makan ahli ibadah itu hilang sama sekali dikalahkan penyesalannya yang mendalam. Di tengah kepiluan itu, akhirnya ia pun meninggal.

Di akhirat, ternyata amal ibadahnya selama 60 tahun masih lebih ringan dibanding dengan satu perbuatan keji yang telanjur dilakukannya. Kemudian, setelah kebaikannya berupa sedekah dua potong roti itu diikutsertakan, menjadi beratlah amal kebaikannya. Maka, dia pun diampuni.

memberi makan pengemis
Sumber gambar: Solopos

Saudaraku, demikianlah adanya. Ibadah demi ibadah kita tidak cukup untuk meraih surga-Nya Allah. Shalat, zikir, tilawah, puasa, bahkan haji sekalipun belum tentu menjamin keselamatan kita di akhirat nanti. Apalagi, maksiat demi maksiat kita tak kunjung berhenti.

Jangan kira ibadah lahiriah kita sudah pasti memasukkan kita ke surga. Ibadah ritual kita yang sifatnya pribadi tidak lengkap tanpa diiringi dengan amal sosial kita. Seperti kisah di atas, tabungan beribadah 60 tahun saja masih kalah dibanding satu perbuatan khilaf.

Mengapa? Karena, perbuatan itu adalah zina. Zina adalah dosa besar. Untung saja, sebelum nyawa berpisah dengan raganya, sang ahli ibadah masih sempat memberi dua potong roti kepada seorang pengemis. Dengan itu, dia diampuni.

Memberi makan orang lain adalah amal sosial yang mulia. Mengenyangkan orang lain merupakan amal yang sangat dianjurkan Islam.

Siapa pun mukmin memberi makan mukmin yang kelaparan, pada hari Kiamat nanti Allah akan memberinya makanan dari buah-buahan surga. Siapa pun mukmin yang memberi minum mukmin yang kehausan, pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya minum dari minuman surga. Siapa pun mukmin yang memberi pakaian mukmin lainnya supaya tidak telanjang, pada hari kiamat nanti Allah akan memberinya pakaian dari perhiasan surga.” (HR Tirmizi).

Dalam hadis lain diriwayatkan bahwa orang yang gemar memberi makan orang lain disediakan baginya pintu khusus di surga yang tidak ada yang boleh memasukinya selain dirinya dan semisal dengannya (HR Thabrani).

Gemar memberi makan orang lain kelak akan memperoleh naungan pada hari perhitungan. “Tiga pekara siapa pun yang ada padanya, kelak akan dinaungi oleh Allah di bawah arsy-Nya pada hari tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. Yaitu, berwudhu pada waktu cuaca dingin, mendatangi masjid meskipun gelap, dan memberi makan orang yang kelaparan.” (HR Abu Muslim al-Ashbahani).

Memberi makan orang yang kelaparan termasuk amalan yang dapat menghapus dosa-dosa, mengundang turunnya rahmat, dan menyebabkan diterimanya tobat. Mencukupkan diri dengan ritual-ritual yang bersifat individual belum cukup.

Orang yang beriman harus melengkapi dirinya dengan amal-amal sosial. Nabi SAW bersabda, “Tidak (sempurna) iman orang yang kenyang perutnya sedang tetangga sebelahnya kelaparan.” (HR al-Baihaqi).

Alangkah indahnya jika kita memahami ajaran Islam ini secara utuh. Bahwa Islam bukan ajaran individualis, melainkan ajaran yang mengedepankan distribusi kebaikan kepada orang banyak.

Orang yang beriman harus hadir membantu saudaranya yang kesulitan. Bukan semata atas dasar kemanusiaan, melainkan itulah tuntutan keimanan.

Sumber: https://goo.gl/MuTQeS

Doakan Kami Istiqomah Dalam Sedekah

Setiap jumat, seperti itulah yg dilakukan oleh kawan-kawan komunitas Nasi Jumat (SiJum). Berbagi makanan gratis untuk jamaah sholat jumat di sekitaran masing-masing. Dan sekarang sudah masuk periode 18.
.
Berbagi makanan, bisa membuat hati orang lain senang. Apalagi sedekah di hari mulia (Jumat), tempat yg mulia, pada orang yg tepat. Tentu akan meningkatkan efek sedekah itu sendiri.
.
Berawal dari iseng pingin cari satu amalan yg gampang dan konsisten. Saya dan keluarga memutuskan utk istiqomah bikin nasi bungkus yg kami bagi ke jamaah sholat Jumat.
.
Rupanya,.aktivitas ini membuat banyak Kawan-kawan FB pingin gabung. Pingin ikutan nyumbang. Dan dibuatlah komunitas SiJum.
.
Alhamdulillah sekarang sampai ada di 29 Wilayah. Dengan sebagian punya dapur tetap dan bahkan punya produk sendiri untuk dijual. Yang keuntungan dipakai lagi untuk sedekah Nasi Jumat.
.
Saat ini, sudah berkembang jadi 29 kelompok:
1. Wilayah gabungan Jateng & Jogja
2. DKI Raya
3. Jakarta Timur
4. Depok
5. Surabaya
6. Kalimantan Raya
7. Sulawesi Raya
8. Tangerang Raya
9. Grobogan
10. Semarang
11. Bali
12. Tulungagung
13. Bogor
14. Bandung
15. Sumatera Raya
16. Medan
17. Padang
18. Bekasi
19. Pontianak
20. Kediri
21. Aceh
22. Wonosobo & Temanggung
23. Sidoarjo
24. Kendal
25. Riau
26. Palembang
27. Jambi
28. Halmahera
29. Selayar
Di dalamnya masih ada pembagian wilayah2 kecil..

Kawan-kawan yg ingin bergabung dengan Perkumpulan SiJum. Bisa bergabung via link berikut.
https://telegram.me/joinchat/CCnJjECVZip7FqrrU9ur7w
.
Utk gabung ke masing grup. Silahkan. Mention saya dan sebut nama kotanya. Nanti akan saya berikan link-nya.
.
Dan bagi yg belum bisa mengerjakan. Maka anggota nitip sedekahnya dalam bentuk uang ke saya. Lalu saya dan keluarga yg memasakkan dan membagikan.
.
*********************************
Dana terpakai 2.680.000
Dana sisa 5.300.000,-
***********************************
.
Dana sisa akan terus di alokasikan untuk jumat berikutnya dan disalurkan juga utk wilayah lain yg kekurangan dana utk kegiatan bagi2 nasi jumat ini.
.
Bagi kawan-kawan yg ingin ikutan, tapi nggak mau gabung grup. Ingin nyumbang dana aja. Mau ikut berkahnya.
.
Boleh silahkan transfer ke rekening berikut:
BCA 0306117135
Mandiri 1280005502353
BNI 0329318782
An Andri Raditya
.
Lalu konfirmasi ke saya via inbox atau sms ke WA ke 081578502993
Enggak konfirm juga gak papa.. Hanya utk kemudahan pelaporan saja.
.
Dan berikut saya lampirkan reportase SiJum di beberapa daerah pada hari jumat minggu lalu 6 Januari 2017.
.
Terima kasih atas kepercayaannya. Semoga Allah balas dengan rezeki yg banyak, berkah, melimpah dan makin manfaat.. Aamiin allohuma Aamiin..

Andre Raditya

Andre Raditya Sign

Yang Lebih Hebat Dari Malam Seribu Bulan

Belum lama ini saya diundang untuk mengisi ceramah di salah satu masjid di Banjarmasin. Saya sungguh merasa tak pantas sebenarnya untuk berkisah di atas mimbar sementara dosa diri masihlah banyak. Saya pun tidak sesempurna yang sahabat semua bayangkan. Hanya karena Allah masih menutup segala aib saya sajalah, maka yang baik tetap nampak baik. Namun, karena permintaan ini tak sanggup untuk saya tolak karena keinginan kuat mereka untuk belajar, maka saya pun berangkat.

Sesampainya di sana, saya pun mengurungkan niat untuk mengajar. Saya menyadari kekurangan ilmu diri dan kurang matangnya hidup ini. Sehingga saya pun memutuskan untuk sekedar berkisah tentang kekuatan sholat sunnah saja.

Begitu amanah selesai saya tunaikan, ada seorang bapak dari salah satu jamaah yang mendekat dan memperkenalkan dirinya. Dari obrolan kami, saya jadi tahu bahwa si bapak tadi adalah seorang yang bangkrut. Paling tidak sebelum 2 tahun yang lalu. Saking bangkrutnya, selama 14 tahun terakhir, beliau tidak mampu menafkahi istrinya. Padahal dulunya, beliau adalah salah satu pemimpin tinggi perusahaan daerah di Banjarmasin sana.

Singkat cerita, pada usaha-usaha terakhirnya untuk bangkit kembali, beliau pun melakukan “Positioning” kepada Allah sebagai pelengkap ikhtiarnya. Oiya, sebelum lupa, pada saat beliau bercerita ke saya, beliau ini berprofesi sebagai penjual nasi bungkus.

Lalu apa yang membuat saya berkeinginan untuk menceritakannya? Adalah kisah beliau membangun pipa rejekinya lah yang membuat saya terpukau. Dari sejak hari pertama beliau membuka warungnya, dipasanglah sebuah spanduk MMT bertuliskan, “Target Sedekah 100 Juta”.

Waduh…!! gak salah nih bapak. Bukannya lagi bangkrut? Bukannya Cuma jualan nasi bungkus? Ngapain nyusahin diri dengan membuat target besar di suatu amalan yang sunnah, yang kalau nggak dilakukan pun juga tidak berdosa.

Saudara boleh bingung, tapi inilah cara beliau mengambil posisi di mata Allah. Beliau langsung pede nyuri perhatiannya Allah dengan niat besar. Memang begitulah, barangsiapa yang menyempurnakan niatnya, maka Allah pun akan menyempurnakan pertolonganNya. Dan benarlah, dalam 2 tahun terakhir, hanya dari berjualan nasi bungkus saja, beliau kembali berjaya dan telah mampu bersedekah ratusan juta sesuai dengan tulisan di spanduknya. Dan saat beliau berkisah, sekarang telah ditingkatkan target sedekahnya menjadi 1 Milyar.

Kita malu, harus malu. Kita yang sok keren ini paling yang ditargetkan Milyaran baru cuma bisnisnya, baru cuma omsetnya. Lha ini??? penjual nasi bungkus pake tenda doang saja berani menargetkan sedekah 1 milyar. Kurang malu apa kita harusnya.

Maka saya pun tahu, kenapa saya diperjalankan oleh Allah ke kota Banjarmasin. Rupanya Allah meminta saya untuk mengambil hikmah ini untuk Anda. Luqman al-Hakim berwasiat kepada puteranya: “Wahai anakku! pelajarilah hikmah dan berbanggalah dengannya, karena hikmah menunjukkan seseorang kepada agama, memuliakan seorang hamba atas orang  merdeka, meninggikan orang miskin atas orang kaya, dan mengedepankan yang kecil atas yang besar.”

Dan saat itu saya pun takjub dengan kisahnya. Belum selesai takjub saya, beliau pun menambahkan sebuah informasi lagi tentang amalan rahasianya. Yang beliau yakini, ini adalah kunci suksesnya kembali. Yaitu, selama 2 tahun belakangan, beliau tidak ninggalin Tahajud.

Penasaran alasannya, saya pun bertanya kenapa tahajud yang dipilihnya. Beginilah jawabannya:

“Saya ini kan pedagang mas, kalau sholat dhuha nggak sempet. Buka dari ba’da shubuh sampai dzuhur. Maka saya pilih tahajud sekalian bangun nyiapin buat jualan. Lagi pula, tahajud itu lebih hebat dari malam Lailatul Qadar. Kalau Lailatul Qadar, Allah perintahkan malaikat untuk turun. Tapi kalau sepertiga malam, Allah sendiri yang turun ke langit dunia menemui hambaNya. Jadi saya berpikir, Tahajud ini lebih hebat dari malam Lailatul Qadar.

Subhanallah, belum habis takjub saya dengan kisah sedekah dan bangkitnya. Kini lagi, saya dibuat takjub dengan ilmu yang Allah antarkan kepada saya. Pantaslah Allah ingin saya berangkat. Karena sejatinya, hari itu, bukan saya yang ngajar, tapi saya lah yang belajar.

Kita ini sering menunggu malam Lailatul Qadar yang belum tentu pasti di dapati, tapi kita lupa untuk mendawamkan apa yang jelas dan pasti. Mari tahajud, dan jadikanlah sebagai nafasmu. Maka dunia pastilah melayani segala kebutuhanmu.

Maka tak salah jika saya pernah menulis, “Jika impianmu tidak mampu membuatmu bangun malam dan mendirikan tahajud, maka impian itu tidaklah seserius yang engkau inginkan”.

 

Andre Raditya Sign

Tekad Bulat Jadi Muslim Bermanfaat

Sebenarnya, sudah sejak duduk di bangku SD, saya telah mengenal ajaran Islam. Saya berasal dari Klaten. Seluruh keluarga besar saya menganut ajaran Nasrani. Namun, karena kondisi finansial kami yang jauh dari kemapanan, orangtua tak sanggup mengirim saya ke sekolah Katolik swasta yang berkelas. Akhirnya, saya dimasukkan di sebuah SD Negeri. Barangkali inilah yang namanya blessing in disguise alias berkah terselubung. Lantaran duit pas-pasan, saya masuk SD Negeri, dan kenallah saya dengan beberapa ajaran syariat Islam. Read More

Saya Penjual Nasi Bungkus

Seperti yg kemarin saya janjikan saya akan bocorkan apa kerjaan saya.
Ada yg mengenal saya sebagai penulis, konsultan dan lain-lain..
Tapi sebenarnya, itu bukanlah bisnis saya yg nomer satu..

Kalau selama ini ada yg pingin tahu bisnis saya apa? Kalau pun dagang, dagang apa? Terus kemana saya jualnya?

Maka itulah jawaban saya.. Saya ini penjual nasi bungkus..

“Ahh becanda nih.. Mas Andre.”
Eh,, serius ini mah..

Lihat tuh gambar yg saya upload. Saya beneran jualan nasi bungkus..
Read More

Bincang Pagi

Assalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Semangat Pagi Sahabat Sijum, Alhamdulillah Pagi ini kita masih diberikan kenikmatan yang sangat besar dari Allah SWT..

Pagi ini Sahabat – Sahabat Sijum dari seluruh Indonesia masih Berkumpul lohh.. meskipun acara GSN (Gerakan Sijum Nasional) selesai kemarin sore,tapi semangat Sahabat – sahabat Sijum untuk membentuk Sijum jadi lebih besar masih berlangsung disini. Pagi ini usai shalat shubuh Sahabat – sahabat Sijum masih berbincang ringan tentang Sijum yang akan menjadi sebuah Lembaga Sosial yang nantinya akan berganti nama menjadi SJU (Spirit Jama’ah Ummat), nama itu di sepakati kemarin dalam Pertemuan GSN (Gerakan Sijum Nasional) yang sebenarnya nama Lembaga yang akan di buat itu terinspirasi dari Sijum.

Lalu kemanakah Sijum? Tenang Sahabat – sahabat Sijum. Sijum akan tetap berjalan seperti biasa dan bahkan akan jadi Program andalan dalam Program SJU (Spirit Jama’ah Ummat) yang Insyaa Allah akan jadi lebih luas Masjid – Masjid yang bersinergi dengan Sijum. Jalan Sijum menjadi lebih besar semakin nampak di depan mata kita,mimpi Sijum bersinergi dengan Masjid di seluruh Indonesia dan Di belahan Negara Lain semakin terarah..

Yuk kita dukung Sijum menjadi Lembaga Sosial dengan nama SJU (Spirit Jama’ah Ummat) dengan Program yang lebih banyak Insyaa Allah akan lebih banyak lagi cakupan yang akan kita kerjakan untuk Ummat nantinya.

Wassalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Kegiatan Si jum Tulungagung

posted by Andi Taufiq Beristighfar

Keutamaan Sedekah

إِنَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضاً حَسَناً يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ

“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Qs. Al Hadid: 18)

رجل تصدق بصدقة فأخفاها، حتى لا تعلم شماله ما تنفق يمينه

“Seseorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, ia menyembunyikan amalannya itu sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.” (HR. Bukhari no. 1421)

والصدقة تطفىء الخطيئة كما تطفىء الماء النار

“Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi, 614)

Sedekah itu bukan berapa uang yang anda beri , atau barang apa yang anda sumbangkan. Namun sedekah ini adalah mengenai pribadi atau bersifat mental. Sedekah itu secara sepintas dapat diartikan ” memberi “, memberi hal yang baik. Bahkan Nabi Muhammad mengatakan , ” Senyum Itu Adalah Sedekah , “. Artinya bersedekah bisa anda lakukan dengan cara apapun, tersenyum atau memberi nasehat yang baik pada orang lain yang bisa membuatnya menjadi baik.

Bersedekah itu adalah memberi, untuk melakukannya tidak harus menunggu anda punya banyak uang atau kaya. Orang paling miskin pun juga bisa bersedekah. Entah dengan hanya memberi hormat atau kebaikan yang bisa diberikan pada orang lain dan kehidupan. Bahkan menanam pohon untuk menghijaukan bumi agar lingkungan menjadi segar juga merupakan sedekah.

Membuat status facebook yang baik, mambuat orang menjadi gembira, menolong saudara yang sedang kesulitan , semua adalah sedekah.

Bismillah….

Laporan Keuangan & Reportase Si Jum Tulungagung Periode ke 34 Jumat, 28 April 2017

Saldo Jum’at lalu Rp 45.285,-

Perolehan Donasi :
Berupa uang : 1.300.018,-
Berupa Nasi : 450 bungkusTotal Donasi Rp 1.345.303,-

Pengeluaran :
– air mineral 4 karton Rp 66.000,-
– Dapur Si Jum 369 porsi Rp 1.217.500,-

*Total Pengeluaran* Rp 1.283.500,-

Saldo : Rp 61.803,-
(Saldo untuk kegitan Si Jum periode selanjutnya)

Alhamdulillah, terbagikan sebanyak 819 porsi (kotak + bungkus)
Lokasi Pembagian:

1. Masjid Al Fattah Kepatihan
2. Masjid Agung Al Munawar
3. Masjid Al Hanafi Bago
4. Masjid RSUD Dr Iskak
5. Masjid Hasan Syuhada
6. Masjid RS Bhayangkara
7. Masjid Imam Bukhori sobontoro

Jazakalloh khoiron utk para donatur dan segenap team si jum Tulungagung, semoga berkah melimpah utk kita semua serta senantiasa di ridhoi Alloh SWT. Aamiin…

 

Kegiatan Si Jum Sukabumi

Bismillahirrahmanirrahim…..
Dari Asma’ binti Abi Bakr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padaku,
لاَ تُوكِي فَيُوكى عَلَيْكِ
“Janganlah engkau menyimpan harta (tanpa mensedekahkannya). Jika tidak, maka Allah akan menahan rizki untukmu.”
.
Dalam riwayat lain disebutkan,
أنفقي أَوِ انْفَحِي ، أَوْ انْضَحِي ، وَلاَ تُحصي فَيُحْصِي اللهُ عَلَيْكِ ، وَلاَ تُوعي فَيُوعي اللهُ عَلَيْكِ
“Infaqkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau mensedekahkan). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan barakah rizki tersebut. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu.”
Hadits ini dibawakan oleh Yahya bin Syarf An Nawawi dalam Riyadhus Shalihin pada Bab “Kemuliaan, berderma dan berinfaq”, hadits no. 559 (60/16)
Alhamdulillah Si Jum Sukabumi telah melaksanakan pendistribusian kepada Dhuafa dan Jama’ah Masjid. Semoga ini menjadi amal kita bersama dan menjadi wasilah kemudahan urusan kita bersama. Aamiin.
Berikut dokumentasi hasil kegiatan Si Jum Sukabumi beberapa pekan ke belakang :
Kegiatan Si Jum Sukabumi 10 Maret 2017

 

Kegiatan Si Jum Sukabumi 3 Maret 2017

 

Kegiatan Si Jum Sukabumi 24 Februari 2017

Terima kasih atas segala baik sangka sahabat semua.

 

Salam hormat koordinator Si Jum Sukabumi :

Teguh J Gumilang ( +62 821 7658 7892 )

Menemukan Jalan Ke Masjid

Saat maghrib tadi. Karena ada di perjalanan, maka saya pun menepi ke masjid terdekat yg pertama saya lihat.

Dan memang Alloh menghendaki saya bersinggah di sini untuk memgambil pelajaran.

Lelaki yg saya ajak foto ini bukanlah orang ternama. Bukan pula raja arab atau artis. Namun insyaallah beliau terkenal di antara penghuni langit.

Beliau seorang tuna netra. Saya melihat beliau sejak memasuki gerbang masjid. Lalu saat wudhu saya sempat mengarahkan beliau. Tapi setelahnya saya kembali ke urusan pribadi.

Menemukan Jalan Ke MasjidSampai di sini, tak ada niat saya untuk berkisah tentangnya atau mengambil fotonya. Karena tak hanya kali ini saya bertemu dengan saudara kita yg kurang sempurna secara fisik, tapi tetap berjamaah.. Karena memang wajib hukumnya sholat 5 waktu, apalagi berjamaah bagi laki-laki.

Sampai saat iqomah. Alloh arahkan beliau menempati posisi di samping saya.

Selesai sholat.. Salam terucap.
Ada lafal dzikir yg keluar dari mulut beliau yg memecah tangisan saya..
Beliau berdzikir berulang kali..
“Astaghfirullahaladziim…”,

Langsung suara dalan hati berkata..
“Mas.. Seandainya istighfar itu tak keluar dari mulutmu pun, mungkin tak apa-apa, karena mata antum tak memiliki dosa sebanyak dosa mata kami yg bisa melihat ini..,
Engkau yg tak melihat saja bisa berjalan menemukan masjid.
Eh,, terkadang, kami yg bisa melihat.. Malah tak mudah menemukan jalan menuju masjid..
Astaghfirullahaladziim.. Ampuni kami ya Alloh..
Ampuni ibu bapak kami, saudara kami dan sahabat kami..

Terima kasih atas pelajaran hikmah hari ini ya Alloh..
Terima kasih ya akhi.. Tongkatmu memberi “pentungan” kepada kami..

Semoga jadi pelaran..
Wabil khusus bagi saya. Ayo temukan jalan menuju masjid kawan-kawan.
Jangan sampai Alloh hadirkan tongkat untuk menuntun langkah kita.

Cara Menulis Artikel

Setelah anda login anda akan melihat dashboard admin.

Sijum - Pos

Pilih Pos

Sijum - tambah  pos baru

 

Kelihatan Pos-Pos yang sudah ada biarkan saja dan Klik Tambah Baru.

Tulis Pos

Nah anda sudah berhasil menerbitkan tulisan anda. Selamat.

Cara Menyisipkan Gambar Pada Pos

Ada kalanya anda ingin menampilkan foto-foto aktifitas sijum, bila demikian anda cukup klik Tambah Media.

 

Ada dua pilihan menu. Yaitu Unggah Berkas dan Pustaka Media. Unggah Berkas berguna untuk mengunggah (upload) gambar-gambar baru dari komputer anda; sedangkan Pustaka Media berguna untuk menampilkan gambar yang sudah ada dan sudah diunggah sebelumnya.

Kita pilih Unggah Berkas, lalu tekan tombol Pilih Berkas.

Silakan pilih gambar yang anda inginkan dan tekan tombol

Setelah proses Upload selesai, gambar itu otomatis masuk ke dalam Folder Media,

sisipkan ke dalam pos

 

Maka gambar anda telah muncul dalam post editor. Jangan lupa klik tombol Terbitkan bila itu Pos baru, atau klik tombol Perbarui bila itu Pos lama yg anda edit.

Anda telah belajar mempublish gambar dalam web Sijum.

 

 

Cara Registrasi

Cara registrasi menjadi member Sijum sangat mudah kok. Pertama-tama silakan buka halaman ini: www.sijum.com/wp-login.php?action=register,  maka akan terlihat tampilan seperti di bawah ini.

Sijum - Isi Nama dan Email

 

Isikan Username. Dan Username boleh saja pakai spasi. Contoh, anda bisa menulis hilyanaura, HilyaNaura ataupun HILYANAURA, tapi yang saya sarankan gunakan Hilya Naura saja. Selain lebih sedap dipandang, juga nanti anda tidak perlu mengedit lagi profil user di member area.

Lalu isikan email anda yang valid dan aktif. Karena nanti akan ada email balasan yang dikirim ke email anda. Dalam contoh di atas saya gunakan hilyanauraazzahra@gmail.com. Setelah selesai klik Daftar.

Anda akan menerima email konfirmasi. Cek email.

Sijum - Email konfirmasi password

Kalau tidak muncul di Kotak Masuk silakan cek di folder Spam. Buka saja email itu.

Sijum - Link Password

Setelah anda klik Link biru itu, anda akan kembali ke halaman password

Sijum - Ganti Password

 

Secara default Sijum akan menawarkan Password acak yang sangat kuat tapi anda bisa mengganti Password ini sesuai selera. Lalu anda bisa langsung Login dengan Username dan Password baru anda.

 

Sijum - Login

 

Nah, selamat. Anda sudah jadi kontributor web www.sijum.com. Anda bisa mengupdate berbagai informasi mengenai sijum di daerah anda masing-masing.

 

Berikutnya untuk menulis dan menyisipkan gambar ke dalam pos, silakan buka link ini http://sijum.com/cara-menulis-artikel/.